PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DONGKRAK AKTIVITAS PELATIHAN GURU PADA PLATFORM MERDEKA MENGAJAR

Kurikulum Merdeka telah diluncurkan secara resmi oleh Mendikbudristek pada Merdeka Belajar episode Kelima Belas. Kebijakan Merdeka Belajar pada episode kali ini memberikan fleksibilitas kepada satuan pendidikan untuk menentukan kurikulum yang akan dipilih, yaitu Kurikulum 2013 secara penuh/ Kurikulum Darurat (Kurikulum 2013 yang disederhanakan ) / Kurikulum Merdeka.

Bagi satuan pendidikan yang mendaftar sebagai Sekolah Implementasi Kurikulum Merdeka bisa menentukan pilihan (pilihan 1: Mandiri Belajar/ Pilihan 2: Mandiri Berubah / Pilihan 3: Mandiri Berbagi) berdasarkan angket kesiapan implementasi kurikulum merdeka yang mengukur kesiapan pendidikan dan tenaga kependidikan. Semakin sesuai satuan pendidikan memilih, maka semakin efektif implementasi kurikulum merdeka.

Berdasarkan hal tersebut, guna mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka  Balai Penjaminan Mutu Pendidikan kabupaten Sintang menyelenggarakan  kegiatan Pendampingan Implementasi Kurikulum Merdeka.

Adapun tim fasilitator di kegiatan ini adalah Heri Bertus, S.Pd. M.Si selaku pengawas pembina SMK. Adapun materi yang disampaikan adalah Kebijakan Pendidikan mengenai Implementasi Kurikulum Merdeka, Login ke Platform Merdeka Mengajar (PMM), Eksplorasi di PMM Pelatihan Mandiri Eksplorasi di PMM Komunitas belajar dan Penggunaan Instrumen Guru untuk Pembelajaran.

Di dalam kegiatan ini peserta secara langsung didampingi untuk mengakses dan menggunakan  PMM dengan menggunakan akun belajar.id yang telah dimiliki peserta. Fasilitator juga mengenalkan fitur-fitur yang ada serta tujuan dan pemanfaatannya. Antara lain Perangkat Ajar, Laman Kelas dan Asesmen Murid, Pelatihan Mandiri dan Video Inspirasi serta Bukti Karya Saya.  Dan menekankan kepada peserta bahwa Platform Merdeka Mengajar memberikan kesempatan yang setara bagi guru untuk terus belajar dan mengembangkan kompetensinya kapan pun dan di mana pun guru berada dengan akses tidak terbatas yang pada akhirnya adalah mengembangkan kualitas dari komptensinya dalam implementasi kurikulum merdeka.  Kegiatan ini berdampak pada kenaikan guru untuk melakukan aktifitas belajar pada Platform Merdeka Mengajar. (KM).

Previous

Next

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories
Tweets
Please fill all required widget settings!